Dari total tersebut, lanjut dia Kejaksaan telah menyita uang sebesar Rp368 juta sebagai barang bukti dari para tersangka. Menurutnya, dana tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.
“Jelas ada penyimpangan dalam penggunaan dana PIP, yang seharusnya digunakan untuk menunjang pendidikan siswa kurang mampu,” ucapnya.
Dia menuturkan, dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya. “Penyidikan masih terus berjalan. Kami tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru, karena kasus ini terus kami kembangkan,” katanya.