4 Pengakuan Mengejutkan Kuat Ma'ruf, Nomor 2 Nangis saat Ditelepon Ferdy Sambo

Reza Fajri
Kuat Ma'ruf, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J (foto: MPI)

3. Ikut sedih Brigadir J meninggal

Hakim Wahyu Iman Santoso menanyai perasaan Kuat usai pembunuhan Brigadir J. Kuat menjawab sedih.

"Ya sedih," ucap Kuat.

Kuat mengaku sedih karena mengenal sosok almarhum. Brigadir J juga disebut mengenal baik dirinya.

"Kalau sedih, menyesal, iya lah. Apalagi ke keluarga almarhum. Apa pun itu Yosua kan kenal saya, dan kenal baik dengan saya," katanya.

4. Tidak tahu di mana letak kesalahannya

Meski sedih dan menyesal, Kuat mengaku belum tahu di mana letak kesalahannya. Awalnya hakim menanyakan apakah dirinya merasa bersalah dalam kasus ini.

"Kalau bersalah, saya belum (tahu) yang pastinya di mana," kata Kuat.

Jaksa sebelumnya mendakwa Kuat ikut melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J. Kuat dianggap terlibat pembunuhan bersama Richard Eliezer (Bharada E), Ricky Rizal, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung Sangat Lama, Ungkit Ferdy Sambo dan Kopi Sianida

57 tahun lalu

Roy Suryo Bandingkan Kasus Ijazah Jokowi dengan Perkara Sambo-Jessica Wongso, Heran Belum P21

57 tahun lalu

Ferdy Sambo Kuliah S2 di Penjara, Ditjenpas Pastikan Tak Keluar Lapas

57 tahun lalu

Ferdy Sambo Ternyata Kuliah S2, Ambil Magister Teologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal