"Jagalah diri selalu. Jangan sampai pernikahanmu gagal," pesan sang Raja.
Setiap pagi sang Putri pergi mandi ditemani dayang-dayang. Ia berendam di sebuah kolam di belakang istana.
Usai berendam, sang Putri duduk di atas batu. Ia membayangkan betapa bahagianya saat pernikahan nanti.
Tiba-tiba angin bertiup kencang. Sepotong ranting kering jatuh tepat mengenai ujung hidung sang Putri. Betapa terkejutnya sang Putri saat melihat wajahnya di cermin. Hidungnya yang mancung kini menjadi pesek. Wajahnya tidak cantik seperti semula.
Ia sangat sedih. Raja Muda itu akan mencari calon istri yang lebih cantik. Begitu pikiran yang memenuhi kepalanya.
Sang Putri sungguh tertekan. Hatinya pun semakin bingung. Ia tidak ingin membuat malu dan kecewa kedua orang tuanya. Namun, dia tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Sang Putri lalu berdoa, "Ya Tuhan! Hukumlah hamba-Mu yang telah membuat malu kedua orang tuaku!"