220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

Niko Prayoga
Sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami PHK diduga akibat AI. (Foto: Ilustrasi/AI)

“Ini pasti salah satu dampaknya dari AI. Nah, untuk itu kita Kementerian Ekraf dan Kementerian Ketenagakerjaan akan membantu berkolaborasi terhadap lulusan SMA/SMK untuk dilatih AI,” kata Tri Wahyudi.

Dia menjelaskan, program pelatihan akan dimulai melalui pilot project bagi 500 peserta dengan kurikulum yang disiapkan bersama mitra industri. Para peserta akan menjalani pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) serta program on-the-job training di perusahaan.

Setelah tahap awal tersebut, pemerintah akan mengevaluasi hasil pelatihan sebelum memperluas program kepada 9.500 peserta lainnya di seluruh Indonesia. Dengan dukungan jaringan BLK yang tersebar di berbagai daerah, program ini diharapkan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di era AI.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2.043 Talenta AI Baru Berhasil Dicetak, Lampaui Target BDT 2026

57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

57 tahun lalu

Volkswagen Akan PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik di Jerman Terancam Tutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal