Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2.043 Talenta AI Baru Berhasil Dicetak, Lampaui Target BDT 2026
Advertisement . Scroll to see content

220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:40:00 WIB
220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK di Indonesia akibat AI
Sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami PHK diduga akibat AI. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dampak perkembangan kecerdasan artifisial (AI) mulai terasa di dunia kerja Indonesia. Sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diduga terdampak transformasi teknologi tersebut.

Menghadapi kondisi ini, Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program Pelatihan Vokasi bagi 10.000 talenta digital di Indonesia. Program tersebut difokuskan pada pelatihan AI untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja muda.

“Kita sudah bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan sedang menyusun dan menyiapkan rencana program pelatihan vokasi bagi 10.000 talenta Digital Indonesia,” kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam.

Program ini dirancang untuk memperluas akses peningkatan kompetensi digital yang lebih terstruktur dan sesuai kebutuhan industri. Sasaran utamanya adalah lulusan SMA/SMK serta pekerja yang terdampak PHK agar dapat kembali terserap di dunia kerja.

Direktur Aplikasi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, mengungkapkan jumlah pengangguran dan korban PHK saat ini cukup tinggi di tengah percepatan adopsi AI.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut