"Terjadi pergeseran dari konsumsi berbasis rumah tangga menjadi konsumsi berbasis pengalaman, khususnya di sektor pariwisata," katanya.
Sejumlah destinasi wisata tercatat menjadi favorit selama periode libur Lebaran. Kawasan Malioboro di Yogyakarta menjadi yang paling ramai dengan 468.004 kunjungan, disusul Ancol dengan 343.623 wisatawan.
Selain itu, destinasi lain seperti Ragunan, Kota Lama Semarang, Masjid Al Jabar Bandung, Pantai Pangandaran, Monas, Masjid Agung Demak, Telaga Sarangan, hingga Taman Safari Indonesia Bogor juga dipadati pengunjung.
Peningkatan aktivitas wisata ini turut berdampak luas terhadap sektor lain, seperti transportasi, kuliner, akomodasi, hingga pelaku UMKM di daerah tujuan wisata.
Tak hanya itu, pergerakan wisatawan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) juga mengalami peningkatan sebesar 13,74 persen menjadi 6,66 juta perjalanan. Sementara itu, tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR) mencatat kenaikan lebih tinggi, yakni 24,63 persen menjadi 6,1 juta perjalanan.
Ni Luh menyebut peningkatan terbesar terjadi di Raja Ampat dengan kenaikan 19,9 persen untuk DPP, serta Kepulauan Riau yang melonjak hingga 125,5 persen untuk kategori DPR.