Tetapi anak kambing tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di
bawah pintu, dan melihat sepasang kaki milik serigala, Anak kambing segera berteriak.
Serigala takut teriakan anak kambing itu akan membuat binatang lain berdatangan. Dengan ketakutan, serigala pun segera pergi dari sana. Untunglah anak kambing tidak membuka pintu dan dengan cerdik memeriksa dulu siapa yang datang.
Ibu katak sangat menyayangi anaknya. Tetapi sayang, anaknya sangat nakal. Ia tidak pernah mau menuruti perintah ibunya dan selalu melakukan hal yang berlawanan dengan yang diperintahkan ibu katak.
Semakin hari anak katak semakin nakal. Akhirnya ibu katak pun jatuh sakit. Ibu katak merasa hidupnya tak lama lagi. Maka ia memanggil anaknya dan berpesan.
"Jika ibu meninggal, kuburkanlah ibu di tepi sungai, jangan di gunung".
Sebenarnya ibu katak ingin sekali dikubur di gunung. Tetapi ia tahu anaknya selalu melakukan yang berlawanan dari yang diperintahkan. Sehingga ibu katak pun mengatakan hal yang sebaliknya.