"Aku datang ke sini untuk menyampaikan pesan dari Raja Hutan, jadi janganlah kau makan aku dulu," jawab kancil. "Ada apa sebenarnya, ayo cepat katakan," kata buaya.
"Baiklah. Raja Hutan memintaku untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sini. Raja hutan hendak memberikan hadiah untuk kalian," ujar Kancil.
"Jadi sekarang, panggil semua temanmu," lanjutnya.
Mendengar hal itu, buaya sangat senang dan langsung memanggil semua kawannya untuk berbaris berjajar di permukaan sungai. Namun, mereka semua ternyata hanya diperdaya oleh si Kancil.
Dengan cerdik, Kancil langsung pergi setelah menghitung buaya terakhir di ujung sungai dan lolos dari cengkraman buaya yang lapar.
Dongeng tersebut menceritakan kalau kancil memang cerdik, namun alangkah baiknya kalau kecerdikan itu digunakan hanya untuk hal-hal baik saja.