Jika mengiyakannya pun tidak mungkin akhirnya Roro Jonggrang mencari cara lain. “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tapi ada syaratnya, yaitu saya ingin dibuatkan candi yang jumlahnya harus seribu buah. Candi itu harus selesai dalam waktu semalam,” kata Roro Jonggrang.
Bandung Bondowoso pun langsung menyanggupi persyaratan tersebut, tentunya dengan bantuan para jin. Dalam waktu singkat bangunan candi hampir tersusun sampai seribu.
Diam-diam Roro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Ia menyuruh anak buahnya berkumpul untuk mengumpulkan jerami lalu membakarnya. Pasukan jin mengira fajar sudah menyingsing. Mereka pun segera pergi.
Pagi harinya, Bandung Bondowoso mengajak Roro Jonggrang ke candi. Setelah dihitung jumlah candi itu hanya 999 buah. Lalu, Roro Jonggrang menyatakan kalau Bandung Bondowoso gagal memenuhi persyaratan. Bondowoso murka kepada Roro Jonggrang.
“Kalau begitu kau saja yang melengkapinya,” kata Bondowoso.
Roro Jonggrang berubah menjadi batu, sampai kini candi-candi tersebut ada di wilayah Prambanan, Jawa Tengah.