Sanksi Ganjil Genap Kota Bogor, Bima Arya: Target Kita Orang Tanpa Tujuan Jelas

Okezone
Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Check Point Tugu Kujang, Jumat (12/2/2021). (Foto Okezone).

BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan aturan ganjil genap menyasar masyarakat yang ingin berwisata atau tidak memiliki tujuan jelas. Apabila memiliki keperluan jelas atau termasuk yang dikecualikan dengan menunjukan bukti bisa melintas.

"Pokoknya target kita adalah orang jalan-jalan atau tanpa tujuan. Kalau tujuannya jelas, apalagi untuk bekerja itu silakan lewat. Tapi kalau memang tidak bisa membuktikan ada keperluan ya didenda," kata Bima, di Check Point Tugu Kujang, Jumat (12/2/2021).

Sejauh ini, ganjil genap berhasil menurunkan mobilitas saat akhir pekan. Tetapi, efektivitasnya baru akan terlihat pekan depan dengan kasus Covid-19.

"Kalau mobilitas sudah pasti lebih rendah. Lihat sekarang pun jam segini belum padat. Tapi kita masih harus lihat Sabtu Minggu ini dampaknya bagi lonjakan covid. Kita lihat data Sabtu Minggu besok," katanya.

Menurut dia, ganjil genap ini bukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Temasuk terkait diperpanjang atau tidaknya aturan ganjil genap.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
16 hari lalu

Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan

27 hari lalu

Pramono Tegaskan Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta Bukan Aturan Baru, Mengacu Pergub 88/2019

29 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Bogor, Korban Luka Dievakuasi ke RS

2 bulan lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Terlindas Truk Tangki di Simpang Jambu Dua Bogor, 1 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal