TANGERANG, iNews.id - Motif pembunuhan terhadap driver ojek online (ojol) berinisial ATP di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya terungkap. Polisi menyebut pelaku bernama Rahmat Dimas mengaku mengalami tekanan hidup karena dipaksa orang tuanya segera menikah.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, pengakuan tersebut disampaikan pelaku saat menjalani pemeriksaan.
"Motif pelaku yang bersangkutan ini pada saat kita lakukan interogasi, yang bersangkutan mengaku bahwa sedang memiliki tekanan di dalam kehidupannya terkait dipaksa oleh orang tuanya untuk segera menikah," kata Arief, dikutip Rabu (15/7/2026).
Menurut Arief, pelaku awalnya membawa sebilah pisau dengan alasan ingin mengakhiri hidupnya. Namun, niat tersebut berubah ketika melihat korban sedang tertidur di pangkalan dengan sepeda motor yang tidak terjaga.
"Pada perjalanan dia melihat ada seseorang yang sedang tertidur, yaitu korban, dan di mana di sebelahnya itu ada motor yang tidak terjaga, yang bersangkutan ini ingin mencuri motor tersebut," ujar dia.