JAKARTA, iNews.id - Tri Wibowo (54), korban penyiraman air keras di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia pada Minggu (26/4/2026). Korban meninggal setelah sempat menjalani operasi akibat luka yang dideritanya.
“Tri Wibowo Staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi yang menjadi korban penyiraman air keras di Bekasi wafat pagi ini (Minggu) akibat pendarahan pascaoperasi pencangkokan kulit,” kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026)
Dia menyampaikan duka mendalam atas kepergian korban yang disebut sebagai bagian dari keluarga besar KSPSI. Keluarga korban, kata dia, berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas, termasuk mengungkap motif di balik penyerangan tersebut.
Sementara itu Kapolres Metro Bekasi Sumarni membenarkan kabar meninggalnya korban.
“Ya betul,” ujarnya.
Peristiwa yang menimpa Tri Wibowo itu terjadi saat hendak menunaikan salat subuh di Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, Senin (30/3/2026) dini hari.