JAKARTA, iNews.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan jajaran Polres mengungkap 1.833 kasus dugaan penyalahgunaan narkotika periode Januari-Maret 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap 2.485 orang tersangka.
"Selama kurun waktu 3 bulan terakhir, Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran telah mengungkap pelaku peredaran narkoba dan penyalahgunanya sebanyak 1.833 kasus dan telah mengamankan 2.485 orang tersangka," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dari tersangka yang diamankan, peran masing-masing berbeda, di antaranya sembilan sebagai produsen, 972 orang selaku pengedar, dan 1.504 tersangka merupakan pemakai atau pecandu.
"Atau korban dari kejahatan itu sendiri yang kita lakukan penyembuhan, rehabilitasi, baik medis maupun sosial melalui proses restorative justice," tuturnya.
Dari jumlah tersangka tersebut dirincikan tersangka laki-laki sebanyak 2.283 orang, perempuan 202 orang, warga negara asing 14 orang, dan anak-anak 7 orang.
"Khusus untuk anak-anak, kita lakukan penyembuhan rehabilitasi proses restorative justice," ucapnya.