TNI Turun Tangan Buru Begal, Batalyon Tempur Dikerahkan Bantu Polisi
JAKARTA, iNews.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam Jaya ikut turun tangan memberantas kejahatan jalanan seperti begal di Jakarta dan sekitarnya. Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol (Arh) Noor Iskak mengatakan, pihaknya turut mengerahkan batalyon tempur.
Noor Iskak menyampaikan, batalyon tempur itu akan berpatroli bersama polisi.
"Satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan Koramil, Kodim kami juga melibatkan satuan batalyon tempur," kata Iskak, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Dia menjelaskan, kondisi keamanan suatu wilayah menjadi tanggung jawab bersama polisi dan TNI. Oleh karena itu, TNI akan membantu tugas Tim Pemburu Begal dari Polda Metro Jaya.
"Kami dari Kodam Jaya ingin menegaskan komitmen kami akan terus mendukung tugas-tugas dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan keamanan wilayah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Iskak.
Meski demikian, polisi tetap berwenang penuh dalam hal penegakan hukumnya.
"Sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Satgas Pemburu Begal bentukan Dit Reskrimum Polda Metro Jaya tercatat sudah menangkap 173 tersangka kasus kejahatan jalanan di Jakarta dan sekitarnya.
"Tersangka sudah kami lakukan upaya paksa 173 orang, 38 ditangkap tim pemburu begal Polda Metro Jaya dan 135 ditangkap jajaran Polres," kata Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin.
Editor: Reza Fajri