Dijelaskan juga oleh Ahmad bahwa perbedaan lain yang dirasakannya dari KRL baru 'made in China' ini adalah semuanya serba digital. Satu yang cukup membuatnya terkesima adalah munculnya penanda stasiun berikutnya di layar digital.
"Ya, sama kayak MRT gitu. Perhentian stasiun berikutnya muncul di layar digital. Kan kalau di kereta lama gak ada," ungkap Ahmad.
Dengan fasilitas dan pengalaman perjalanan yang dianggap lebih baik dengan KRL baru, harga tiket kereta masih sama dari sebelumnya.
Sebagai informasi, nama dari KRL baru ini adalah CLI-125 yang saat ini dioperasikan di Jalur KRL Bogor dan Cikarang. Setidaknya ada tiga rangkaian KRL baru ini, dua di Jalur Bogor dan satu di Jalur Cikarang.
Hal menarik dari kereta ini adalah kursi prioritas berjumlah lebih banyak. Jika sebelumnya hanya ditempatkan di sudut gerbong, kini ditambah di setiap ujung dari kursi umum.