Pemprov DKI Alokasikan Rp68 M untuk Kesejahteraan Guru PAUD

Anak-anak yang tinggal di rusun sedang memanfaatkan perpustakaan keliling milik Pemprov DKI

Kebijakan pemprov itu mendapat sambutan baik para guru PAUD. Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Nety Herawati menyampaikan, sudah sejak lama memperjuangkan kesetaraan pendidik PAUD.

Pihaknya, sudah melakukan audiensi dengan DPR dan mengajukan revisi UU guru ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun kata dia, belum mendapatkan hasil.

“Kami mencoba membuat keseimbangan. Mendorong pemerintah merevisi UU guru, yang termasuk guru PAUD dan non formal,” ungkapnya.

Meski secara nasional upaya mengajukan perubahan UU belum terpenuhi, Nety menghimbau, agar seluruh guru PAUD tetap bekerja maksimal. Sebab, dia yakin, langkah yang dilaukan himpunan pendidik PAUD bakal terealisasi.

“Semoga dari DKI, Indonesia tergerak untuk memperbaiki UU. Kenapa perlu adanya diskriminasi karena tugasnya sama. Kepada guru-guru kami bahwa dalam kondisi apapun mereka harus tetap kompeten,” tandasnya.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Macron: Saya Instruksikan Sekolah di Indonesia Harus Belajar Bahasa Prancis

57 tahun lalu

Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tembus 46.000 Tahun Ini, Perluas Akses Pendidikan Masyarakat Miskin

57 tahun lalu

Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal