“Kami akan lebih banyak menyelenggarakan pendidikan politik untuk pemilih pemula khususnya orang muda Jakarta, kami harap KPU juga bisa menjadi perantara pendidikan politik yang netral dan meningkatkan partisipasi pemilih muda,” kata Manik.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta, Astri Megatari menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi publik.
“Kami sangat terbuka sekali dan mengapresiasi apabila partai politik mau membuat edukasi kepemiluan yang lebih banyak untuk masyarakat sehingga ke depan partisipasi publik tidak terbatas hanya saat pencoblosan tapi partisipasi yang lebih luas sebagai warga negara,” katanya.
DPW Partai Perindo DKI Jakarta menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur teknis semata. Penguatan pendidikan politik dan keterwakilan yang bermakna dinilai menjadi kunci dalam membangun demokrasi yang lebih berkualitas, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan, sehingga kepercayaan publik terhadap proses politik dapat terus meningkat.