KP2C Desak Bupati dan Wali Kota Tangani Sampah Bambu di Bendung Koja

Irfan Ma'ruf
Sampah Bambu di Bendung Koja, Sungai Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019). (Foto: KP2C)

Permintaan KP2C itu dilontarkan karena timbulan sampah bambu selalu terjadi tanpa henti. "Sudah berulang kali dibersihkan, tapi tetap saja ada kiriman lagi dan nyangkut di Bendung Koja," ucapnya.

Untuk mencari tahu sumber sampah, dia menjelaskan, KP2C pada Selasa, 26 Februari 2019 melakukan ekspedisi "Susur Sungai Cikeas Bersama". Susur sungai sehari penuh itu diawali dari satu titik di Jagorawi Golf, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. ekspedisi berakhir di pos pantau Tinggi Muka Air (TMA) sungai Cikeas KP2C di perbatasan Nagrak, Kabupaten Bogor, dengan Jatirangga, Kota Bekasi.

Susur Sungai

Susur sungai melibatkan unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, DLH Kota Bekasi, KP2C, Tagana Kabupaten Bogor, dan Tagana Kota Bekasi. Dengan didukung Pemdes Bojongkulur, Pemdes Karanggan, Koramil Gunungputri, dan Pengurus golf Jagorawi, kegiatan ini menyusuri wilayah Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi.

Menurut Puarman yang menginisiasi susur sungai, pohon bambu mendominasi sepanjang bantaran sungai Cikeas. Ditemukan banyak pohon bambu yang hampir rubuh, sudah rubuh bahkan yang menghalangi aliran sungai.

"Banyak masyarakat dan pelaku usaha yang memangkas pohon bambu dan dibiarkan begitu saja. Ketika TMA naik, bambu bekas potongan terbawa oleh arus. Lalu, menyumbat di Bendung Koja," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Perintahkan Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan: Jangan Tunggu Jadi Pulau Dulu

57 tahun lalu

Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani

57 tahun lalu

Cinta Laura CFD Bareng Pramono Anung, Bawa Pesan Mulai Pilah Sampah!

57 tahun lalu

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Kesadaran Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal