Jakarta Banjir, Begini Analisis Ahok

Wildan Catra Mulia
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

"Saya orang tambang, teori tambang ngidupin pompanya telat, sudah terlalu tinggi bisa enggak keburu. Saya kira mungkin tergenang itu karena ada pompa yang telat saya enggak tau," kata Ahok.

Dia mengaku tidak bisa membedakan konsep naturalisasi yang diajukan Anies sebagai solusi mengatasi banjir Jakarta. "Aduh soal kata-kata gitu Pak Gubernur sekarang lebih pintar dari saya," ujarnya.

Sebelumnya kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat diterjang banjir pada Jumat, 26 April 2019). Banjir disebabkan luapan kali Ciliwung karena tak mampu menampung debit air kiriman dari Bogor Jawa Barat.

Gubernur Anies Baswedan menyebut jumlah pengungsi akibat bencana banjir yang merendam wilayah Jakarta pada 2015 atau dimasa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama mencapai 230 ribu orang.

"Coba bayangkan tahun 2015 ada 230 ribu orang mengungsi kemarin 1.600 orang kenapa terjadi? Karena volume air dari hulu tidak dikendalikan. Jadi kalau dibandingkan sangat kecil dibandingkan dengan 2015 tapi kenapa keduanya terjadi? Karena air hujan di hulu tidak dikendalikan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anies Baswedan Bagikan Kabar Bahagia, Sang Putri Sulung Lulus Pascasarjana Harvard

57 tahun lalu

Mutiara Baswedan Raih Gelar Master Harvard, Anies: Alhamdulillah Masa Penuh Perjuangan Tuntas Mereka Lalui

57 tahun lalu

Banjir Jakarta Pagi Ini, 26 RT di Jaktim Terendam

57 tahun lalu

Inspiratif! Maudy Ayunda Bangun Ruang Belajar Sementara di Aceh Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal