Sementara itu, Kasatres Narkoba Polrestro Tangerang AKBP Pratomo Widodo mengungkap metode yang digunakan Coki Pardede dalam mengkonsumsi sabu didapat dari internet. Penggunaan sabu dengan metode suntik lazim digunakan oleh pecandu di luar negeri.
"Coki dapat inspirasi penggunaan sabu setelah research di internet, memang metodu ini sering digunakan di luar negeri," ujar Pratomo.
Meskipun demikian, cara yang digunakan Coki merupakan cara yang paling berbahaya sebab dapat menyebabkan kematian. Coki memilih mengkonsumsi sabu dengan cara disuntik karena efek yang ditimbulkan lebih besar dibanding dengan cara dihirup.
"Penggunaan narkoba saja sudah berbahaya, ditambah ini caranya juga berbahaya," katanya.
Polisi juga sudah mengantongi identitas bandar narkoba yang menyuplai kebutuhan narkoba C untuk Coki. Namun, polisi belum dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut karena masih akan melakukan pendalaman kasus.
"Identitas bandar sudah ada, tapi jelasnya nanti diinformasikan lagi karena masih pendalaman," kata Pratomo.