Menurut dia, kebutuhan air untuk pemadaman didukung keberadaan danau atau embung di sekitar lokasi sehingga memudahkan helikopter melakukan pengisian air.
Djohan menambahkan, mulai hari ini operasi pemadaman diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan.
"Mulai hari ini, operasi pemadaman akan dioptimalkan hingga pukul 22.00 WIB untuk satgas darat. Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi dengan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah," katanya.
Metode injeksi dilakukan untuk membasahi bagian dalam tumpukan sampah yang masih menyimpan bara api. Dengan metode tersebut, diharapkan titik api yang berada di bawah permukaan dapat segera dipadamkan.
Saat ini, area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yakni utara, tengah, dan selatan guna memudahkan koordinasi. Di lapangan, kepulan asap putih masih terlihat di sejumlah titik, sementara ekskavator terus mengurai tumpukan sampah dan tiga helikopter bergantian melakukan water bombing.
BNPB mengimbau masyarakat tidak membakar sampah di sekitar permukiman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.