DPRD DKI Dorong Raperda Perlindungan Perempuan: Masih Banyak Kaum Hawa Merasa Tak Aman

Danandaya Arya Putra
DPRD DKI Jakarta mendorong Raperda Perlindungan Perempuan segera dibahas. (Foto: iNews.id)

Salah satu yang disorot adalah peningkatan standar keamanan fasilitas publik mulai dari pencahayaan jalan, pengawasan kawasan rawan, hingga sistem keamanan berbasis data audit keselamatan perempuan.

“Peningkatan standar keamanan fasilitas publik, termasuk pencahayaan, pengawasan, dan sistem keamanan berbasis data audit keselamatan perempuan,” tuturnya.

Alia menekankan pentingnya pendekatan interseksional dalam perlindungan perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki kerentanan yang berbeda-beda, terutama bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, orang dengan HIV/AIDS (ODHA), hingga pekerja migran yang masih kesulitan mengakses layanan perlindungan.

Karena itu, dia mendorong koordinasi lintas sektor serta layanan yang ramah disabilitas, menjaga kerahasiaan korban, dan mudah diakses. Agar layanan perlindungan benar-benar berpihak kepada korban.

“Sistem perlindungan perempuan harus dibangun berdasarkan kebutuhan korban, bukan berbasis prosedur yang kaku,” pungkasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
12 hari lalu

DPRD DKI Siapkan Penguatan Kebijakan Pro Buruh, Fokus Upah dan Perlindungan

Megapolitan
13 hari lalu

Suhud Alynudin Resmi Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta, Gantikan Khoirudin

Megapolitan
2 bulan lalu

JPO Sarinah Diresmikan, DPRD DKI Dorong Seluruh Jembatan Penyeberangan Ramah Disabilitas

Megapolitan
5 hari lalu

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas saat Jalan Rasuna Said Jaksel Ditutup untuk CFD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal