Cerita Penumpang KRL Ditodong di Stasiun Tanah Abang, Lapor Sekuriti Tak Digubris

Achmad Al Fiqri
Stasiun Tanah Abang. (Foto: Okezone/Fakhri)

"Sesudah itu saya nyari pengamanan di situ tidak ada lalu saya minta tolong ke sekuriti setempat namun tidak bertindak," kata korban.

Menurut dia, salah satu sekuriti sempat mengaku tidak berani menolong karena takut diserang oleh komplotan penodong itu.

"Nanti mereka pada nyerang saya, kalau mau lapor jangan ke polsek, langsung aja ke (Polda) Metro Jaya," kata korban menirukan pernyatan sekuriti tersebut.

Dia menuturkan, pelaku berjumlah dua orang. Setelah mengambil uang Rp540.000 dan HP, pelaku menyuruh korban pergi sambil mengacungkan pisau lipat.

Sehari setelah kejadian, korban bermaksud mencari keberadaan pelaku. Akan tetapi dia dilarang oleh warga di sekitar Stasiun Tanah Abang karena komplotan mereka banyak.

"Banyak yang larang karena mereka (pelaku) di sana bukan satu atau dua orang, teman-temannya banyak," kata korban.

Hingga saat ini, KAI Commuter belum memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Masih Berlaku! Tiket KRL di Jalur Tanjung Priok Hanya Rp1, Bisa Main ke JIS

57 tahun lalu

Tiyo Ardianto Dipolisikan, Ray Rangkuti: Harusnya Penjahat yang Dihukum, Bukan Orang Berpikir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal