BRIN Tegaskan Tak Ada Tanaman Bibit Bahan Kokain di Kebun Raya Bogor

Putra Ramadhani
Polisi mengecek tanaman di Kebun Raya Bogor. (Foto dok Polisi).

BOGOR, iNews.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membantah adanya tanaman koka di Kebun Raya Bogor. Hal itu menyusul pengakuan pelaku kasus narkotika yang ditangkap Polda Metro Jaya bahwa mendapatkan biji koka dari kawasan tersebut.

"Pemberitaan yang menyebutkan bahwa bibit kokain berasal dari KRB (Kebun Raya Bogor) perlu diluruskan mengingat koleksi yang ada di KRB adalah Erythroxylum novogranatense, bukan koka (Erythroxylum coca)," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya, Senin (8/8/2022).

Handoko menyebut, pihaknya memiliki riwayat pohon tersebut. Tanaman itu diterima pada 29 November 1927 tetapi mati terkena hama pada tahun 2022. 

"Berdasarkan data di bagian registrasi, tanaman ini (Erythroxylum novogranatense) berasal dari Hort. d'Ela Congo Belge, diterima di KRB sejak tanggal 29 November 1927 dan ditanam di vak. XV.J.B.VI.7. Tanaman ini diperbanyak dan ditanam di Vak XV.J.B.VI.18. pada 20 Januari 1978.  Tanaman itu mati terkena hama di KRB tahun 2022," jelasnya.

Kebub Raya Bogor, kata dia, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011 adalah kawasan konservasi tumbuhan secara ex situ yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRIN Minta Maaf usai Salah Posting Gambar Garuda Pancasila, Diduga Buatan AI

57 tahun lalu

Bulan Malam Ini Bakal Berwarna Biru gegara Blue Moon? Ini Kata BRIN

57 tahun lalu

Inspiratif! Peneliti Ini Raih Gelar Doktor ITB di Usia 62 Tahun

57 tahun lalu

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal Sidang Isbat Kemenag

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal