Pada pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi pun Sodikin menegaskan, mereka yang ikut berfoto tidak menyadari terhadap nomor punggung 2 yang ditampilkan. Sodikin menyebut bahwa pemilihan nomor dua itu bukan merupakan hasil koordinator sesorang.
"Kami sudah mengklarifikasi 19 orang dan kami telah meminta keterangan satu orang saksi ahli. Ada 20 orang kami mintai keterangan tidak ditemukan fakta atau dibuktikan nomor urut ini milik siapa," kata dia.
"Mereka tidak tahu bahwa itu adalah nomor dua karena pada saat diserahkan secara simbolis dan seremonial, posisi jersey itu tertutup," sambungnya.
Sebelumnya, Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menjadi sorotan usai diduga tidak menjaga netralitasnya. Hal itu menyusul foto pejabat Pemkot Bekasi yang tersebar di media sosial.
Dalam foto yang diunggah akun instagram @politik_kota bekasi terlihat sejumlah pejabat Pemkot Bekasi tengah berswafoto di lapangan sepak bola Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Pejabat itu kompak memamerkan baju olahraga mereka yang bernomor punggung 2 (dua).