50 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Bogor selama 2022, Paling Banyak Perebutan Hak Asuh

Putra Ramadhani
Kasus kekerasan anak terjadi di Bogor. (Foto: iNews/Andi Ebha)

Sedangkan, di lingkungan pendidikan diantaranya pelecehan atau pencabulan oleh oknum guru ngaji. Juga ada kekerasan fisik antar siswa dalam bentuk perkelahian, tawuran pelajar, dan bullying. 

"Tentu ini kita sebut oknum, karena tidak mewakili dari masing-masing instansi maupun profesi mana pun. Banyak prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan dari lembaga-lembaga pendidikan, baik yang formal maupun lembaga pendidikan non formal namun seolah-olah terlupakan bahkan terhapus akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab di dalamnya," tuturnya.

Namun, dirinya meyakini bahwa tidak ada lembaga pendidikan berniat buruk dalam proses pendidikanya. Jangan sampai karena ulah oknum citra pendidikan khususnya di Kabupaten Bogor tercoreng.

"Saya yakin dan percaya, setiap lembaga pendidikan mempunyai program unggulan tersendiri untuk meningkatkan kompetisinya dengan lembaga pendidikan lainnya. Artinya ini modal besar untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
13 jam lalu

Pria ODGJ di Bogor Tewas Tenggelam usai Ceburkan Diri di Situ Cikaret

Seleb
7 hari lalu

Panas! Daehoon Resmi Batasi Akses Anak-Anak dengan Jule

Nasional
14 hari lalu

KPAI Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan usai Ramai Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha

Nasional
15 hari lalu

Terungkap! Daycare Little Aresha Tak Berizin, 53 Anak jadi Korban Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal