5 Fakta Pembongkaran Paksa Pagar Tutup Akses Warga di Ciledug

Hasan Kurniawan
Pagar Larangan Masuk Jalan di Ciledug (Foto: MNC/ Hasan)

2. Motif Pembangunan Pagar Beton Diduga karena Sengketa Tanah

Penutupan dilakukan oleh warga bernama Ruli yang diduga bermotifkan sengketa tanah. Ruli ingin menguasai tanah yang sempat dimiliki ayahnya.

Tanah tersebut dimiliki oleh mendiang almarhum Munir yang membelinya dari sistem lelang di bank. Pemilik tanah sebelumnya yakni Anas Burhan diduga bangkrut.

Acep Waini Munir, anak ketiga almarhum Munir, saat ditemui di rumahnya mengatakan, dari awal sudah jelas, tujuan ahli waris pemilik tanah, yakni Ruli yang merupakan anak dari almarhum Anas Burhan, memang ingin menguasai kembali tanahnya.

"Bacaannya dari awal sudah jelas, Ruli mau miliki tanah ini lagi. Tapi kita gak jual. Orang maksa gitu. Intinya, kami dari pihak ahli waris tidak ingin menjual," kata Acep, kepada MNC, Senin (15/3/2021).

Pagar tutup rumah warga di Ciledug (Foto: Hasan/ MNC)

3. Warga Harus Lewat Kuburan karena Pagar 2 Meter

Penghuni rumah yang merupakan keluarga almarhum Munir pasrah dengan penutupan akses keluar masuk ke jalan. Tak hanya dibeton, pagar setinggi dua meter tersebut juga dipasang kawat berduri.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Fortuner Dikepung Massa di Ciledug, Ternyata Pelaku Narkoba

57 tahun lalu

Kronologi 9 Pemotor Jatuh Terpeleset gegara Minyak Tumpah di Tangerang

57 tahun lalu

Minyak Tumpah di Jalan Sudirman Tangerang, 9 Pemotor Terluka karena Jatuh

57 tahun lalu

Heboh Buaya Putih Muncul di Sungai Cisadane Tangerang, Begini Penampakannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal