WHO: Limbah Medis Menumpuk dalam Jumlah Besar selama Pandemi, Jadi Ancaman Sendiri

Ahmad Islamy Jamil
Limbah medis yang ditemukan berserakan di jembatan penyeberangan di kawasan Simpang Tujuh Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tepatnya di sisi timur alun-alun kota pada Juni 2021. (Foto: iNews/Nur Choiruddin)

Laporan WHO tidak menyebutkan contoh spesifik di mana penumpukan limbah-limbah medis paling mengerikan terjadi. Akan tetapi, organisasi internasional itu merujuk pada tantangan yang pernah muncul sebelumnya semisal pengolahan dan pembuangan limbah resmi yang terbatas di pedesaan India, serta sejumlah besar lumpur tinja yang tidak terkelola di fasilitas karantina di Madagaskar.

“Bahkan sebelum pandemi, sekitar sepertiga fasilitas kesehatan tidak dilengkapi untuk menangani beban limbah yang ada. Dari jumlah itu, 60 persennya terdapat di negara-negara miskin,” ungkap WHO.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
26 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Nasional
1 bulan lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Sains
2 bulan lalu

Polusi Tinggi, Indonesia Jadi Fokus Daur Ulang Sampah Plastik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal