WHO: Limbah Medis Menumpuk dalam Jumlah Besar selama Pandemi, Jadi Ancaman Sendiri

Ahmad Islamy Jamil
Limbah medis yang ditemukan berserakan di jembatan penyeberangan di kawasan Simpang Tujuh Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tepatnya di sisi timur alun-alun kota pada Juni 2021. (Foto: iNews/Nur Choiruddin)

JENEWA, iNews.id – Laporan yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (1/2/2022) menunjukkan bahwa jarum suntik bekas, alat uji bekas, dan botol vaksin bekas selama pandemi Covid-19 telah menumpuk dan menghasilkan puluhan ribu ton limbah medis. Hal itu mengancam kesehatan manusia dan lingkungan.

Sebagian dari bahan-bahan limbah tersebut dapat menularkan penyakit karena virus corona mampu bertahan di permukaan. Keberadaan sampah medis itu juga berpotensi membuat petugas kesehatan mengalami luka bakar, luka tertusuk jarum suntik, dan kuman penyebab penyakit, ungkap laporan WHO.

“Masyarakat yang berada dekat dengan tempat pembuangan sampah yang dikelola dengan buruk juga dapat terpengaruh melalui udara yang terkontaminasi dari pembakaran sampah, kualitas air yang buruk atau hama pembawa penyakit,” kata WHO.

Lewat laporannya, WHO menyerukan reformasi dan investasi termasuk melalui pengurangan penggunaan kemasan yang menyebabkan serbuan plastik. Badan PBB itu juga menyarankan penggunaan alat pelindung diri berbahan dasar reusable (dapat digunakan berkali-kali) dan bahan yang bisa didaur ulang.

Menurut perhitungan WHO, ada sekira 87.000 ton alat pelindung diri (APD), atau setara dengan berat ratusan paus biru, telah dipesan melalui portal PBB hingga November 2021. Sebagian besar di antaranya diperkirakan berakhir sebagai limbah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

7 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

14 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

17 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal