Wah, Israel Gelontorkan Rp820 Miliar untuk Iklan Internet Bantah Kelaparan di Gaza

Anton Suhartono
Israel telah menghabiskan 50 juta dolar AS untuk iklan internet guna menyangkal kelaparan di Gaza (Foto: AP)

Bukan hanya itu, iklan Lapam juga mengarahkan para penonton atau pembaca agar mereka seolah-olah menemukan ketidak konsistenan dalam laporan IPC.

Dalam mesin pencarian Google di beberapa negara Eropa, seperti Belgia, Inggris, Denmark, Swedia, dan Jerman, pengguna akan diarahkan ke situs web pemerintah Israel saat mereka menulis kata kunci mengenai bencana kepalaran di Gaza.

Pada hari yang sama saat IPC merilis penilaian awal soal kelaparan Gaza, Lapam meluncurkan kampanye iklan video multibahasa di akun YouTube Kementerian Luar Negeri Israel. Isinya menampilkan pasar-pasar di Gaza yang ramai serta restoran-restoran tetap buka.

Investigasi tersebut juga menemukan bahwa antara Agustus dan awal September 2025, video yang menampilkan pasar dan restoran di Gaza ditonton lebih dari 30 juta kali. Angka itu bukan didapat secara organik, melainkan melalui promosi berbayar melalui Google Ads di berbagai negara.

Kampanye iklan Israel juga menyasar para kritikus, termasuk hasil pencarian teratas untuk "UNRWA" yang mengarahkan pengguna ke situs web pemerintah Israel. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkomdigi Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Minta Masyarakat Bijak Main Medsos

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Kasus Berakhir Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal