Waduh, Rusia Sebut Perang dengan NATO di Ukraina Suatu Keniscayaan

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menyebut perang dengan NATO di Ukraina suatu keniscayaan (Foto: Reuters)

Menurut dia, negara-negara NATO perlu bertanya pada diri sendiri, apakah skenario pengiriman tentara itu demi kepentingan pemerintah dan rakyat atau ada tujuan lain.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin kemarin mengatakan pihaknya membuka pintu bagi negara-negara Eropa untuk mengirim pasukan ke Ukraina. Namun Macron menegaskan belum ada kesepakatan sampai saat ini.

Rencana pengiriman tentara NATO ke Ukraina jika terwujud akan menjadi mimpi buruk pasca-Perang Dingin. Untuk pertama kali, kekuatan Rusia dan Barat akan berkonfrontasi 32 tahun setelah jatuhnya Uni Soviet.

Perang tersebut juga diyakini akan melibatkan senjata nuklir karena Rusia dan AS, selaku pemimpin NATO, merupakan dua kekuatan nuklir terbesar di dunia saat ini. Artinya, perang di Ukraina akan membuka Perang Dunia III.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal