Venezuela Tuduh CIA Kirim Tentara Bayaran untuk Bunuh Presiden Nicolas Maduro

Anton Suhartono
Otoritas Venezuela menangkap 6 warga asing atas tuduhan merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Niclas Maduro (Foto: AP)

Kedua tahanan dari Spanyol, lanjut dia, mengaku telah merekrut sekelompok tentara bayaran lain untuk dibawa ke Venezuela dengan tujuan membunuh Presiden Nicolas Maduro, Wakil Presiden Delcy Rodriguez, dan dirinya.

AS membantah tuduhan Venezuela bahwa CIA berencana membunuh Presiden Maduro dan pejabat tinggi lainnya.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS membenarkan seorang anggota militernya ditahan di Venezuela. Namun Deplu belum bisa memastikan identitas dua warga lainnya.

Sementara itu sumber pemerintah Spanyol mengatakan, kedua orang itu bukan anggota badan intelijen CNI.

"Spanyol membantah dan menolak mentah-mentah setiap insinuasi bahwa mereka terlibat dalam operasi destabilisasi politik di Venezuela," kata seorang sumber, dikutip dari AFP, dikutip Senin (16/9/2024).

Pemerintah Ceko belum menanggapi tuduhan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal