Utusan Khusus Trump Akui Iran Tak Bisa Diancam

Anton Suhartono
Steve Witkoff mengakui Iran bukan pihak yang bisa dengan mudah ditekan atau diancam (Foto: AP)

Namun di balik pernyataan itu, tersirat pengakuan bahwa Iran tetap bergeming di bawah tekanan militer yang masif.

AS dan Iran telah menjalani dua putaran perundingan nuklir dalam sebulan terakhir, masing-masing di Oman dan Swiss. Meski dialog terus berlangsung, belum ada tanda-tanda kesepakatan akan segera tercapai.

Trump bahkan memberikan tenggat waktu 15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan baru terkait program nuklirnya. Jika tidak, Teheran diancam menghadapi konsekuensi berat. Namun hingga kini, Iran tetap pada posisinya dan tidak menunjukkan sikap tunduk pada tekanan militer AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Komitmen Ingin Berdamai dengan Iran, tapi...

57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal