LONDON, iNews.id - Iran dilaporkan menandatangani perjanjian pengadaan rudal pertahanan senilai 589 juta dolar AS atau hampir Rp10 triliun dengan Rusia untuk membangun kembali sistem pertahanan udara.
Surat kabar Inggris Financial Times (FT), mengutip beberapa sumber keamanan, melaporkan perjanjian tersebut ditandatangani oleh Iran dan Rusia di Moskow pada Desember 2025.
Berdasarkan perjanjian, Rusia akan mengirim 500 unit peluncur portabel Verba serta 2.500 rudal tipe 9M336 ke Iran dalam waktu 3 tahun.
Rudal-rudal tersebut akan dikirim ke Iran dalam tiga tahap terpisah antara 2027 hingga 2029.
Namun beberapa sumber mengindikasikan, sistem pertahanan tertentu mungkin telah dikirim lebih awal ke Iran dari jadwal yang direncanakan.