Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

Anton Suhartono
Donald Trump memperingatkan militernya akan menyerang Iran habis-habisan jika berusaha membunuhnya (Foto: AP)

Sebelumnya, Trump mengatakan dia menjadi target Iran. Pemicunya Iran ingin membalas dendam atas operasi militer AS yang menewaskan komandan militer pasukan elite Quds, Qasem Soleimani, pada 2020.

Selain itu dalam wawancara dengan The New York Post, Trump mengatakan telah memberi instruksi kepada militer untuk melakukan serangan skala besar jika Iran berhasil membunuhnya.

“Saya sudah lama masuk dalam daftar target mereka,” kata Trump, seraya menambahkan para pejabat telah diperintahkan mengebom Iran pada level yang belum pernah dialami negara itu sebelumnya.

Namun Trump berharap hal itu tidak terjadi.

Sebelumnya, di sela KTT NATO di Turki, Trump mengatakan kesepakatan gencatan senjata AS-Iran telah berakhir, seraya menuduh Teheran mengingkari janji MoU Islamabad atau gencatan senjata.

Meski demikian dia menegaskan, perundingan tetap dilanjutkan.

Merespons ancaman Trump, para pejabat Iran menegaskan siap untuk membela diri dan tidak akan menyerah.

Mereka juga menuduh AS sengaja meningkatkan ketegangan, seraya menegaskan negaranya memiliki hak untuk membalas serangan apa pun.

Ketegangan terbaru AS-Iran terus memengaruhi kawasan.
Selain itu komentar-komentar dari pejabat kedua negara menambah ketidakpastian seputar nasib kesepakatan damai permanen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Sugiono Bertemu Menlu Iran di Sela Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal