Ukraina Sulap Rudal Pertahanan S-200 jadi Senjata Mematikan, Ini Spesifikasinya

Tika Vidya Utami
Rudal S-200 Ukraina memborbardir Rusia (Foto: Museum Hungaria/Wikimedia Commons)

Hal tersebut memungkinkan rudal S-200 kembali ke layanan operasional. 

Melansir laman missilethreat.csis.org, rudal S-200 masuk dalam kelas rudal permukaan ke udara (SAM). Rudal ini mempunyai panjang 10,7 meter, diameter 0,86 meter, dan mampu menampung muatan hingga 217 kilogram. 

Rudal S-200 dikembangkan oleh Uni Soviet pada 1950-an. Rudal S-200 ini digunakan untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh  pesawat Amerika Serikat. Dimensi serta bobot S-200 terbilang bongsor. 

Guna memobilisasi satu rudal, diperlukan satu unit rangkaian truk trailer khusus. Rudal S-200 yang disebut NATO dengan SA-5 Gammon ini mempunyai berat sekitar 7 ton. 

Selama bertahun-tahun, rudal S-200 mengalami peningkatan dengan menghasilkan varian seperti S-200 A (Angara), S-200 V (Vega), dan S-200 D (Dubna) yang mempunyai kemampuan nuklir serta mempunyai jangkauan lebih dari 300 km.

Terdapat beberapa negara yang mempunyai rudal S-200, seperti Azerbaijan, Bulgaria, India, Iran, Kazakhstan, Myanmar, Korea Utara, Polandia, Rusia, Suriah, Turkmenistan, dan Ukraina. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal