Tsunami Sulteng, Keluarga Korban di Australia Masih Cemas Tunggu Kabar

Nathania Riris Michico
Max Imran dan Indah Manshuri berhari-hari mencoba menghubungi anggota keluarga mereka di Palu. (Foto: ABC News/Brittany Evins)

"Apakah dia cukup makan? Apakah dia tidur di tempat yang sama? Apakah dia punya selimut?" tutur Liza.

Liza juga memiliki keluarga di Donggala, Sulawesi Tengah, yang juga belum diketeahui kabarnya.

"Sungguh memilukan melihat gambarnya (di televisi)," katanya.

Kelompok masyarakat Indonesia di seluruh Australia bersatu untuk mengumpulkan dana dan memberikan dukungan emosional kepada mereka yang membutuhkan.

Nika Suwarsih dari Komunitas Indonesia di Victoria mengatakan tragedi tersebut menyatukan komunitas Indonesia-Australia.

"Kita bisa bayangkan jika kita kehilangan keluarga dan harta benda kita. Teman saya kehilangan semua keluarganya. Jadi itu sangat menyedihkan. Kami hanya mencoba melakukan penggalangan dana sehingga bisa membantu dan mendukung mereka," kata Nika.

Departemen Luar Negeri Australia juga sudah mengonfirmasi memberi bantuan bagi Pemerintah Indonesia.

"Pemerintah Australia bekerja sama dengan mitra Pemerintah Indonesia terkait untuk mengidentifikasi opsi bantuan."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

57 tahun lalu

PM Albanese Telepon Presiden Prabowo, Ucapkan Terima Kasih Ekspor Pupuk ke Australia

57 tahun lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal