Trump Ubah Nama Departemen Pertahanan AS Jadi Departemen Perang, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Donald Trump akan mengubah nama Departemen Pertahanan kembali menjadi Departemen Perang dalam beberapa pekan mendatang (Foto: AP)

Menurut catatan sejarah, Pentagon terakhir kali menyandang nama Departemen Perang pada 1947, sebelum diganti sebagai bagian dari restrukturisasi pasca-Perang Dunia II dan awal Perang Dingin. Nama baru tersebut kala itu dipilih untuk menekankan strategi pertahanan dan pencegahan konflik di tengah meningkatnya ketegangan global.

Meski begitu, langkah Trump kali ini diprediksi akan menuai perdebatan, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Sebab, perubahan nama itu dinilai bisa memengaruhi citra Amerika Serikat di dunia, apakah sebagai negara yang lebih menekankan upaya diplomasi dan pertahanan, atau justru negara yang semakin menonjolkan kekuatan militernya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Internasional
16 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
22 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal