Trump Tarik Pasukan AS di Suriah: Picu Ketegangan Baru dengan Turki, ISIS Bakal Lahir Kembali?

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan). (FOTO: AFP)

Langkah itu dipandang perlu untuk memerangi teroris sekaligus menciptakan kondisi penting bagi kembalinya pengungsi Suriah ke negara asal mereka.

"Semua persiapan untuk operasi sudah rampung," cuit Kementerian Pertahanan Turki, seperti dilaporkan BBC, Selasa (8/10/2019).

Belakangan, juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, mengatakan, "Departemen Pertahanan membuat jelas kepada Turki—dan kepada presiden—bahwa kami tidak mendukung operasi Turki di Suriah Utara."

Ketua Senat AS, Mitch McConnell, yang merupakan petinggi Partai Republik di Kongres AS, adalah salah seorang politikus yang mengritik keputusan penarikan pasukan AS dari Suriah.

"Menurutnya, penarikan pasukan AS dari Suriah hanya akan menguntungkan Rusia, Iran, dan rezim Assad."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal