Trump Tarik Pasukan AS di Suriah: Picu Ketegangan Baru dengan Turki, ISIS Bakal Lahir Kembali?

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan). (FOTO: AFP)

Trump menekankan bahwa dirinya bisa menghancurkan dan memusnahkan ekonomi Turki.

Tahun lalu, AS meningkatkan bea masuk pada produk-produk Turki sekaligus menerapkan beragam sanksi terhadap sejumlah petinggi Turki.

Namun, setelah Trump berbincang dengan President Turki Recep Tayyip Erdogan, Gedung Putih sepakat menarik mundur pasukan AS di Suriah utara.

Trump berkata, "Sudah saatnya keluar dari perang tak berkesudahan yang mengada-ada ini, kebanyakan perang suku. Turki, Eropa, Suriah, Iran, Irak, Rusia, dan Kurdi harus menyelesaikan sendiri situasinya."

Kantor kepresidenan Turki menyatakan, Erdogan dan Trump sudah berbincang melalui telepon mengenai rencana Turki mendirikan "zona aman" di bagian timur laur Suriah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal