Oleh karena itu tidak ada dasar hukum yang kuat untuk mendeportasi keduanya sesuai aturan imigrasi AS.
Insiden bermula ketika Tlaib dan Omar lantang mengecam Trump di dalam ruang sidang Kongres. Keduanya mengangkat isu terkait kematian warga AS yang ditembak oleh petugas imigrasi di Minnesota pada Januari lalu, yang menurut mereka menunjukkan kebijakan imigrasi yang brutal.
“Anda telah membunuh warga Amerika!” teriak Ilhan sebelum akhirnya keluar dari ruangan sidang.
Kasus ini menyoroti ketegangan politik yang semakin tajam di AS, terutama terkait isu identitas, kebebasan berpendapat, dan imigrasi. Rashida Tlaib, sebagai perempuan Muslim keturunan Palestina, menjadi simbol dari perdebatan tersebut, sementara seruan Trump semakin memperuncing diskusi nasional tentang batas kebebasan politik dan hak-hak warga negara.