Sementara itu, Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menegaskan, negaranya tidak akan memulai putaran kedua perundingan dengan AS sebelum blokade dicabut sepenuhnya. Dia menyebut negosiasi baru bisa berlangsung jika jalur maritim Iran kembali dibuka.
“Segera setelah blokade dicabut, saya kira putaran negosiasi berikutnya bisa dilakukan,” ujarnya.
Blokade tersebut diberlakukanAS sejak 13 April, ketika Angkatan Laut AS mulai menghentikan lalu lintas kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Meski demikian, kapal non-Iran masih diizinkan melintas di Selat Hormuz selama tidak membayar biaya tertentu kepada otoritas Iran.
Trump bahkan menyebut kebijakan blokade ini sebagai “kesuksesan luar biasa” dan menegaskan tidak akan membuka akses sepenuhnya sampai tercapai kesepakatan dengan Iran. Pernyataan ini semakin memperjelas bahwa tekanan ekonomi dan militer masih menjadi strategi utama Washington.