Trump Sebut Iran Akan Diterpa Masalah Lebih Dahsyat jika Tolak Berunding

Anton Suhartono
Donald Trump memperbarui ancamannya terhadap Iran jika tak mau melanjutkan perundingan damai putaran kedua (Foto: Ilkha)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperbarui ancamannya terhadap Iran jika tak mau melanjutkan perundingan damai putaran selanjutnya. Kedua negara terlibat perundingan damai di Islamabad, Pakistan, pada 11-12 April lalu, namun gagal menghasilkan kesepakatan.

Trump mengatakan Iran akan menghadapi masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya jika menolak ke meja perundingan, tanpa menjelaskan secara rinci apa masalah tersebut.

"Mereka akan bernegosiasi, jika tidak akan menyaksikan masalah yang belum pernah mereka lihat sebelumnya," kata Trump, dalam sebuah wawancara dengan jurnalis John Fredericks, dikutip Selasa (21/4/2026).

Dia kembali mengungkapkan sikap optimistisnya bahwa Washington dan Teheran akan mencapai kesepakatan.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf sebelumnya menegaskan pemerintahannya tidak akan mau berunding dengan AS di bawah ancaman. Iran menegaskan tak akan berangkat ke Pakistan selama militer AS masih memblokade pelabuhan-pelabuhannya. 

Wakil Presiden AS JD Vance dlaporkan menunda keberangakatannya ke Pakistan setelah Iran menegaskan tak akan mengirim delegasi. 

AS menolak untuk memenuhi tuntutan Iran, membuka memblokade atas kapal-kapal yang akan masuk dan keluar pelabuhan Iran. Trump menegaskan blokade akan dibuka hanya jika Iran menyepakati perundingan damai. Sementara Iran bersikap sebaliknya, tak akan berangkat ke Pakistan untuk berunding selama blokade berlanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal