Trump Pastikan Blokade Pelabuhan Iran Berlanjut, Nasib Perundingan Damai di Ujung Tanduk

Anton Suhartono
Donald Trump memastikan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran terus berlanjut meski gencatan senjata antara kedua negara diperpanjang (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump memastikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan terus berlanjut, meski gencatan senjata antara kedua negara diperpanjang sampai tercapainya kesepakatan damai. Kebijakan ini langsung menempatkan nasib perundingan damai di ujung tanduk, mengingat Iran menolak melanjutkan negosiasi selama blokade masih diberlakukan.

Trump menegaskan, keputusan memperpanjang gencatan senjata dilakukan atas permintaan Pakistan, namun tidak disertai pelonggaran tekanan militer. Sebaliknya, AS tetap menginstruksikan militernya untuk melanjutkan blokade maritim terhadap pelabuhan Iran di kawasan strategis Selat Hormuz.

“Militer telah saya arahkan untuk melanjutkan blokade dan tetap siap dalam segala hal,” tulis Trump, di akun media sosial Truth Social, dikutip Rabu (22/4/2026).

Langkah ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat Iran enggan kembali ke meja perundingan. Pemerintah di Teheran menilai blokade tersebut sebagai bentuk tekanan yang tidak sejalan dengan semangat gencatan senjata.

Di sisi lain, Trump juga mengungkap adanya perpecahan internal di pemerintahan Iran terkait kelanjutan perundingan damai. Menurut dia, sebagian pihak ingin segera melanjutkan negosiasi, sementara lainnya menolak keras selama tekanan dari AS belum dihentikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

3 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

5 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

10 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal