Usulan Trump itu jelas ditolak Mesir, Yordania, serta negara Arab lainnya. Bahkan warga Gaza pun menolak dipindahkan. Hal itu ditunjukkan dengan kepulangan mereka dari pengungsian ke wilayah Gaza Utara yang hancur lebur.
Bagi sebagian besar pengungsi tersebut, kembali ke rumah meski hancur lebih baik ketimbang harus meninggalkan kampung halaman mereka.
Surat tersebut dikirim ke Menlu AS Rubio setelah Trump bersikukuh tetap merelokasi warga Gaza ke Mesir dan Yordania.
Dia bahkan tak peduli dengan penolakan dari para pemimpin Mesir dan Yordania untuk menampung warga Gaza.
"Kami melakukan banyak hal untuk mereka dan mereka akan melakukannya," kata Trump pada 31 Januari.
Trump sebelumnya memberi tahu Raja Abdullah dari Yordania soal rencana relokasi selama rekonstruksi berlangsung.