Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer (Foto: AP)

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahannya siap mendengarkan tuntutan para demonstran. Namun dia juga mendesak masyarakat untuk menghindari pihak-pihak yang membawa agenda tertentu yakni "perusuh" dan "unsur teroris" guna menimbulkan kekacauan.

Dia menuduh Israel dan AS dalang di balik kerusuhan di Iran.

"Orang-orang sama yang menyerang negara ini, berusaha membuat parah kerusuhan ini, terkait dengan masalah ekonomi," ujarnya.

Trump dijadwalkan bertemu dengan penasihat seniornya pada Selasa besok untuk membahas opsi bagi Iran.

Surat kabar The Wall Street Journal melaporkan, opsi tersebut termasuk serangan militer, penggunaan senjata siber rahasia, perluasan sanksi, dan pemberian bantuan secara online kepada pihak-pihak anti-pemerintah.

Trump juga berencana berbicara dengan Elon Musk tentang pemulihan internet di Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal