Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 14:19:00 WIB
Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer
Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Sejauh ini belum komentar dari Iran mengenai ancaman terbaru Trump.

Para pejabat Iran pada Minggu menyampaikan peringatan keras jika AS melakukan intervensi militer terkait dengan demonstrasi rusuh.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan jika negaranya diserang, militernya akan membalas dengan menyerang Israel serta pangkalan dan kapal perang AS di Timur Tengah.

Demonstrasi di Iran dimulai pada 28 Desember 2025, ketika para pedagang Pasar Besar Teheran melakukan mogok dengan menutup toko. Mereka memprotes kondisi perekonomian yang terus memburuk ditandai dengan anjloknya nilai tukar rial terhadap dolar AS.

Unjuk rasa kemudian menyebar ke penjuru Iran dan agendanya pun meluas hingga isu biaya hidup serta perlawanan terhadap rezim ulama Iran yang telah memerintah negara itu sejak Revolusi Islam 1979.

Pemadaman internet sejak Kamis pekan lalu dan masih berlangsung saat ini bak bahan bakar yang membuat kerusuhan semakin menjadi-jadi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut