Trump Jatuhkan Sanksi ke 3 Pejabat dan 2 Lembaga Kementerian Turki

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: AFP)

Trump juga memerintahkan kenaikan tarif baja serta segera membatalkan negosiasi kesepakatan perdagangan senilai 100 miliar dolar dengan Turki.

Perintah eksekutif memberi wewenang kepada menteri keuangan untuk memberi sanksi kepada para pejabat Turki atas tindakan atau kebijakan yang mengancam perdamaian, keamanan, stabilitas, atau integritas wilayah Suriah.

Dalam pernyataan sebelumnya, Trump menyebut dirinya sepenuhnya siap dengan cepat menghancurkan perekonomian Turki jika para pemimpin negara itu 'keterlaluan'.

Langkah itu merupakan upaya konkret pertama AS untuk menghukum Turki, sekutunya di NATO, atas penyerbuan ke daerah-daerah yang dipegang oleh Kurdi -sekutu AS melawan ISIS- setelah Trump menarik pasukan dari utara Suriah pekan lalu.

"Jika operasi Turki berlanjut, itu akan memperburuk krisis kemanusiaan yang tumbuh dan menakutkan, dengan konsekuensi yang berpotensi bencana," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

"Untuk menghindari penderitaan sanksi lebih lanjut yang dikenakan di bawah perintah eksekutif baru ini, Turki harus segera menghentikan ofensif sepihak di timur laut Suriah dan kembali ke dialog dengan Amerika Serikat tentang keamanan di Suriah timur laut," tandasnya.

Turki meluncurkan operasi militer pada Rabu (9/10/2019) setelah Trump menarik pasukan AS yang mendukung pasukan Kurdi dalam perang melawan ISIS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hubungan AS-Iran, Trump Sebut Damai Sudah Dekat

57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal