Trump Gunakan Israel Tekan Iran agar Mau Sepakati Perundingan Nuklir tapi Gagal

Anton Suhartono
Presiden Masoud Pezeshkian menyebut Donald Trump ingin menekan Iran melalui serangan Israel terkait masalah nuklir (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut Amerika Serikat (AS) memanfaatkan Israel untuk menekan negaranya terkait masalah nuklir. Namun strategi AS di bawah Presiden Donald Trump itu gagal total.

AS dan Iran sedang melakukan perundingan nuklir dan sudah berlangsung lima putaran. Perundingan putaran keenam sedianya digelar pada Minggu (15/6/2025) di Oman, namun dibatalkan menyusul perang yang sedang berlangsung.

Trump tampaknya frustrasi karena perundingan sudah berlangsung lima putaran, namun belum ada kejelasan hasil. Iran dengan tegas menolak untuk menghentikan pengayaan uranium karena program nuklirnya dilakukan untuk kepentingan sipil, bukan senjata.

Oleh karena itu, Trump membiarkan Israel menyerang dengan tujuan sebagai tekanan dan paksaan agar Iran mau meneken kesepakatan. Namun rencana itu gagal, bahkan Trump kemudian mengatakan AS tak ada kaitannya dengan serangan Israel.

Pezeshkian mengatakan strategi AS untuk memaksakan tuntutan kepada Iran melalui tekanan dan agresi telah terbukti gagal. Dia mengutuk bantuan AS terhadap serangan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Breaking News: Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina 3 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal