Trump Gemar Pecat Kepala Badan Intelijen dan Pejabat Militer AS Hanya karena Tak Suka

Anton Suhartono
Donald Trump menuai sorotan lagi setelah memecat Kepala Badan Intelijen Pertahanan Jeffrey Kruse (Foto: AP)

Langkah-langkah ini memicu kekhawatiran di Kongres. Senator Demokrat Mark Warner menilai kebijakan Trump sangat berbahaya.

“Pemecatan pejabat keamanan nasional senior lainnya menggarisbawahi kebiasaan berbahaya pemerintahan Trump yang memperlakukan intelijen sebagai ujian loyalitas, bukan sebagai jaminan keamanan bagi negara kita,” ujarnya.

Kebiasaan Trump memecat pejabat yang dianggap tak sejalan menciptakan krisis kepercayaan di Pentagon. Di satu sisi, lembaga intelijen dan militer dituntut menyampaikan analisis objektif, namun di sisi lain, mereka dihantui risiko kehilangan jabatan bila fakta yang disampaikan tidak sesuai dengan keinginan presiden.

Dengan semakin banyak pejabat senior berguguran, pengamat menilai Trump sedang mengikis independensi lembaga intelijen AS. Kritik pun menguat, di era Trump, kebenaran faktual tampaknya tak sepenting loyalitas pribadi terhadap sang presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal